Konsep Dasar Komputer

BAB I
KONSEP DASAR KOMPUTER

1. Defenisi Komputer
Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya mengitung. Dalam bahasa inggris disebut to compute. Secara defenisi komputer diterjemahkan sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan infoemasi (out put) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memori (lihat gambar).

• Input Device, adalah perangkat-perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukan data ke dalam memori komputer, seperti keyboard, mouse, joystick, dan lain-lain.

• Prosesor, adalah perangkat utama komputer yang mengelola seluruh aktifitas komputer itu sendiri. Prosesor terdiri dari dua bagian utama, yaitu;
– Control Unit (CU), merupakan komponen utama prosesor yang mengontrol semua perangkat yang terpasang pada komputer, mulai dari input device sampai output device.
– Arithmetic Logic Unit (ALU), merupakan bagian dari prosesor yang khusus mengelola data aritmatika (menambah, mengurang dan lain-lain) serta data logika (perbandingan).

• Memori adalah media penyimpan data pada komputer. Memori ini terbagi atas dua macam, yaitu;
– Read Only Memori (ROM), yaitu memori yang hanya bisa dibaca saja, tidak dapat dirubah dan dihapus dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada pada ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Perintah yang ada di ROM antara lain adalah perintah untuk membaca sistam operasi pada disk, perintah untuk mencek semua peralatan yang ada di unit sistem dan peritah untuk menamilkan pesan di layer. Isi ROM tidak akan hilang meskipun tidak ada aliran listrik. Tapi pada saat sekarang ini ROM telah mengalami perkembangan dan banyak macamnya, antara lain;

a. PROM (Programable ROM), yaitu ROM yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi deprogram.
b. RPROM (Re-Program ROM), merupakan perkembangan dari versi PROM dimana kita dapat melakukan perubahan berulangkali sesuai dangan yang diinginkan.
c. EPROM (Erasable Program ROM), merupakan ROM yang dapat kita hapus dan program kembali, tapi cara penghapusannya menggunakan sinar ultraviolet.
d. EEPROM (Electrically Erasable Program ROM), perkembangan mutakhir dari ROM dimana kita dapat mengubah dan menghapus ROM dengan menggunakan teknik elektrik. EEPROM ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan saat ini.
– Random Access Memori (RAM), dari namanya kita dapat artikan bahwa RAM adalah memori yang dapat diakses secara random. RAM berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu (power on) jika komputer kita matikan, maka seluruh data yang tersimpan dalam RAM akan hilang. Tujuan dari RAM ini adalah mempercepat pemroses data pada komputer. Agar data yang kita buat tidak dapat hilang pada saat komputer dimatikan, maka diperlukan media penyimpanan eksternal, seperti Disket, Harddisk, PCMCIA card dan lain-lain.

• Output Device, adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran, apakah itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa suara. Contohnya printer, speaker, plotter, monitor dan banyak yang lain.
Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa prinsip kerja komputer tersebut diawali memasukan data dari perangkat input, lalu data tersebut diolah sedemikian rupa oleh CPU sesuai yang kita inginkan dan data yang telah diolah tadi disimpan dalam memori komputer atau disk. Data yang disimpan dapat kita lihat hasilnya melalui perangkat keluaran.

2. Komponen-Komponen Komputer
Komputer terdiri dari tiga komponen utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu :
• Hardware (perangkat keras), merupakan peralatan fisik dari komputer yang dapat kita lihat kita dan rasakan. Hardware ini terdiri dari;

– Input/Output Device (I/O Device)
Terdiri dari perangkat masukan dan keluaran, seperti keyboard dan printer.
– Storage Device (perangkat penyimpanan)
Merupakan media untuk menyimpan data seperti disket, harddisk, CD-I, dll.
– Monitor / Screen
Monitor merupakan sarana untuk menampilkan apa yang kita ketikkan pada papan keyboard setelah diolah oleh prosesor. Monitor tersebut juga dengan Visual Display Unit (VDU).
– Casing Unit
Casing unit adalah tempat dari semua peralatan komputer, baik itu motherboard, card, peripheral lain dan Central Procesing Unit (CPU). Casing unit ini disebut juga dengan System Unit.
– Central Procesing Unit (CPU)
Central Procesing Unit adalah salah satu bagian komputer yang paling penting, karena jenis prosesor menentukan pula jenis komputer. Baik tidaknya suatu komputer, jenis komputer, harga komputer, ditentukan terutama oleh jenis prosesornya. Semakin canggih prosesor komputer, maka kemampuannya akan semakin baik dan biasanya harganya semakin mahal.

• Software (perangkan lunak), merupakan program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer. Software terdiri dari berbagai jenis, yaitu;
– Sistem Operasi, seperti DOS, Unix, Novell, OS/2, Windows, dan lain-lain. Adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. Tanpa ada sitem operasi maka komputer tak dapat difungsikan sama sekali.
– Program Utility, seperti Norton Utility, Scandisk, PC Tools, dan lain-lain. Program utility berfungsi untuk membantu atau mengisi kekurangan/kelemahan dari system operasi, misalnya PC Tools dapat melakukan peritah format sebagaimana DOS, tapi PC Tools mampu memberikan keterangan dan animasi yang bagus dalam proses pemformatan. File yang telah dihapus olah DOS tidak dapat dikemballikan lagi tapi dengan program bantu hal inidapat dilakukan.
– Program Aplikasi, seperti GL, MYOB, Payroll, dan lain-lain. Merupakan program yang khusus melakukan suiatu pekerjaan tertentu, seperti program gaji pada suatu perusahaan. Maka program ini hanya digunakan oleh bagian keuangan saja tidak dapat digunakan oleh departemen yang lain. Biasanya program aplikasi ini dibuat oleh seorang programmer komputer sesuai dengan permitaan/kebutuhan seseorang/lembaga/perusahan guna keperluan interennya.
– Program Paket, seperti MS-Word, MS-Excel, Lotus 125, dan lain-lain adalah program yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh banyak orang dengan berbagai kepentingan. Seperti MS-Word, dapat digunakan oleh departemen keuangan untuk membuat nota, atau bagian administrasi untuk membuat surat penawaran dan lain sebagainya.
– Bahasa Pemrograman, Pascal, Fortran, Clipper, dBase, dan lain-lain. Merupakan software yang khusus digunakan untuk membuat program komputer, apakah itu sistem operasi, program paket dan lain-lain. Bahasa programan ini biasanya dibagi atas 3 tingkatan, yaitu;
a. Low Level Language, bahasa programan generasi pertama, bahasa programan jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya saja.
b. Midle Level Languange, merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah dimana penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk dimengerti karena banyak menggunakan singkatan-singkatan seperti STO artinya simpan (singkatan dari STORE) dan MOV artinya pindah (singkatan dari MOVE). Yang tergolong kedalam bahasa ini adalah Assembler, ForTan (Formula Translator).
c. High Level Language, merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri mudah dimengerti, karena menggunakan bahasa sehari-hari, seperti BASIC, COBOL, dBase dll.

• Brainware (User), adalah personil-personil yang terlibat langsung dalam pemakaian komputer, seperti Sistem Analis, programmer, operator, user, dll. Pada organisasi yan
g cukup besar, masalah komputerisasi biasanya ditangani oleh bagian khusus yang dikenal dengan bagian EDP (Electronic Data Processing), atau sering disebut dengan EDP Departemen, yang dikepalai oleh seorang Manager EDP.

3. Pengelompokan Komputer

Beberapa tahun lalu, penggolongan komputer dilakukan atas dasar besarnya RAM yang ada tiap komputer. Waktu itu, komputer yang memiliki memori atau RAM antara 512 KB hingga 1 MB disebut Komputer Mikro dan yang memiliki RAM lebih dari 1 MB disebut Komputer Mini. Penggolongan seperti ini sekarang tidak tepat lagi, karena komputer sakupun sekarang sudah banyak yang memiliki RAM lebih besar dari 1 MB. (1 MB = 1.024 KB).

Penggolongan jenis-jenis komputer yang lebih tepat adalah berdasarkan jenis prosesornya, semakin tinggi jenis prosesor yang digunakan, maka semakin tinggi pulalah kinerja dari komputer tersebut. Penggolongan komputer berdasarkan kriteria lain masih dimungkinkan, misalnya berdasarkan ukuran fisik, symtem operasi, dan jenis data yang diolah (lihat tabel).

DASAR PENGGOLONGAN JENIS KOMPUTER

Generasi I (1946 – 1959)
II (1960 – 1965)
III (1966 – 1970)
IV (1971 – sekarang)
V (pemanfaat teknologi Artificial Inteligence (A1))

Prosesor Mainframe
Minikomputer
IBM compatible atau PC
Macintosh

Bentuk
Dan ukuran Fisik Tower
Desktop
Portable
Laptop
Komputer
Notebook
Sub Notebook (handbook)
Palmtop (handheld)

Sistem Operasi Unix
Netware
Dos
OS/2
Windows NT (Network Technology)
System
NextStep

Jenis data yang diolah Analog
Digital
Hybrid

4. Jenis Komputer Berdasarkan Prosesor
Berdasarkan prosesornya, computer digolongkan ke dalam tiga bagian, yaitu mainframe, minicomputer dan Personal Computer (PC). Penggolongan ini dalam beberapa tahun mendatang akan semakin kabur dan mungkin akan hilang, karena computer mainframe dan mini mengalami perkembangan yang lambat, sementara computer PC berkembang terus dengan pesatnya.

• Mainframe adalah computer yang prosesornya mempunyai kemampuan sangat besar, karena ditujukan untuk banyak pemakai. Mainframe menyediakan sedikit waktu dan sebagian memorinya untuk setiap pemakai (user), kemudian berpindah lagi kepada pemakaian lain, lalu kembali ke pemakai yang pertama. Perpindahan ini tidak dirasakan oleh pemakai, seolah-olah tidak ada apa-apa. Mainframe disediakan untuk banyak pemakai (multi user) dan setiap pemakai dapat menggunakan program yang berbeda pada saat yang sama (multitasking). Komputer mainframe mempunyai CPU yang berada pada satu mesin sendiri, mempunyai perangkat penyimpanan, komunikasi di satu mesin sendiri dan dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Komputer jenis ini biasanya digunakan pada perusahaan yang berskala besar, seperti kantor pusat penerbangan nasional. Komputer mainframe saat sekarang kalah saing dengan computer PC dengan teknologi internet.

• Minicomputer sebenarnya adalah bentuk mini dari computer mainframe. Kalau mainframe dapat memiliki ribuan terminal, computer ini lebih terbatas hanya sampai puluhan dan mungkin hanya ratusan. Komputer mini ditujukan untuk perusahaan yang tidak begitu besar tetapi juga tidak begitu kecil. Komputer mini cocok untuk perguruan tinggi yang hanya memiliki satu atau dua fakultas, pabrik yang produknya hanya untuk memenuhi kebutuhan daerah setempat. Komputer mini ini sekarang jarang dipakai, karena lebih fleksibel menggunakan computer PC dengan teknologi Local Area Networknya (LAN)

• Personal Computer (PC) atau computer pribadi adalah computer yang ditujukan untuk satu pemakai dengan satu pemakaian programaplikasi pada suatu saat. Oleh karenanya, pareangkatnya dapat diringkas ke dalam satu mesin saja. Komputer ini memiliki monitor, keyboard dan CPU. Namun di dalam CPU ini sebenarnya tidak hanya terdapat prosesor saja, tetapi juga ada perangkat penyimpanan dan mungkin saja dipasangi perangkat tambahan (periferal). Komputer jenis inilah yang paling banyak digunakan, baik itu di rumah, kantor, lembaga kursus, sekolah dll. Dengan menambahkan berbagai perangkat tambahan, computer PC dapat menandingi computer mainframe dan mini, seperti telah dijelaskan diatas.

5. Jenis Komputer Berdasarkan Bentuk dan Ukuran Fisik
Perlu diketahui bahwa computer tidak dibedakan kemampuannya berdasarkan ukuran fisiknya. Bukan berarti computer yang kecil bentuknya berarti kecil pula kemampuannya.
a. Tower (menara) adalah yang biasanya diletakkan disamping atau dibawah meja, karena ukurannya yang relatif besar, sehingga memenuhi meja. Komputer ini biasanya banyak memiliki ruang didalamnya dan banyak memiliki expansion slot (tempat untuk memasang card tambahan), sehingga bisa ditambahkan dengan berbagai perangkat tambahan.
b. Desktop (meja) adalah computer yang ukuran sedikit lebih kecil dari Tower, tetapi biasanya diletakkan diatas meja. Komputer ini paling banyak dipakai karena harganya yang lebih murah bila dibandingkan dengan bentuk yang lain. Komputer yang kita pakai sekarang ini adalah jenis desktop.
c. Portable (mudah dibawa-bawa) adalah computer yang ukuran sedikit lebih kecil dari Desktop, karena bagian-bagiannya dapat dirangkai menjadi satu kotak saja, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Komputer ini sering ditujukan bagi pemakai yang sering bertugas di lapangan, misalnya insinyur yang bertugas menyelesaikan suatu rumah atau peneliti yang mengumpulkan data di lokasi yang jauh dari kantornya. Komputer ini kurang popular karena relatif besar dan berat.
d. Notebook (buku catatan) adalah computer yang ukurannya sebesar buku catatan (yang banyak dipakai pelajar dan mahasiswa Amerika) saja. Notebook mempunyai ukuran yang sama dengan kertas kuarto, yaitu 8 ½ x 11 inci, tebalnya berkisar 1 hingga 1 ½ inci dan beratnya antara 4 sampai 6 kg.
e. Subnotebook adalah computer yang ukuran ada diantara computer notebook dan palmtop. Ukuran computer ini sedikit lebih kecil dari notebook karena ada sebagian perangkat yang tidak dipasang, biasanya disk drive.
f. Palmtop adalah computer yang dapat digenggam, karena ukurannya yang sangat kecil, kira-kira sedikit lebih kecil, kira-kira sedikit lebih kecil dibandingkan kaset video Beta. Komputer ini sering disebut handheld computer. Komputer ini tidak memerlukan aliran listrik, melainkan baterai kecil biasa (ukuran AA). Kelemahan dari computer ini adalah layarnya yang terlalu kecil dan keyboardnya sedikit lebih kecil dari ukuran standar, sehingga menyulitkan pemakai.

6. Jenis Komputer Berdasarkan Data Yang Diolah
Berdasarkan pada data yang diolahnya, computer dapat dibagi atas tiga bagian, yaitu :
a. Komputer Analog digunakan untuk mengolah data kualitatif, bekerja sama kontinu dan paralel, biasanya tidak memerlukan bahasa perantara. Contohnya computer yang digunakan di rumah sakit untuk mengukur suhu, kecepatan suara, voltase listrik dll.
b. Komputer Digital digunakan untuk mengolah data kuantitatif (huruf, angka, kombinasi huruf & angka, karakter-karakter khusus) biasanya memerlukan bahasa perantara. Contohnya computer PC dll.
c. Komputer Hybrid, merupakan kombinasi antara computer analog dengan digital. Contohnya Facsmile.

BAB II
SISTEM OPERASI KOMPUTER

1. Defenisi Sistem Operasi

Sistem operasi merupakan salah satu komponen utama dari sebuah sistem computer. Kompoen-komponen tersebut, yaitu hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak aplikasi), dan brainware (lihat kembali pembahasan komponen-komponen di atas.
Secara lebih rinci, sistem operasi didefenisikan sebagai sebuah program yang mengatur perangkat keras computer, serta bertindak sebagai penghubung antara para pengguna dengan perangkat keras. Sistem operasi bertugas untuk mengendalikan (control) serta mengkoordinasikan pengguna perangkat ker
as untuk berbagai program aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.

2. Sejarah Perkembangan Sistem Operasi

Pada awalnya, computer berukuran sangat besar sehingga komponen-komponennya dapat memenuhi sebuah ruangan yang sangat besar. Pengguna menjadi programmer yang sekaligus merangkap menjadi operator computer, juga bekerja di dalam ruang computer tersebut.
Walaupun berukuran besar, sistem tersebut dikategorikan sebagai computer pribad (PC). Siapa saja yang ingin melakukan komputasi, harus memesan/antri untuk mendapatkan alokasi waktu (rata-rata 30-120 menit). Jika ingin melakukan kompilasi Fortran, maka pengguna pertama kali akan me-load kompilator Fortran, yang diikuti dengan “load” program dan data. Hasil yang diperoleh, biasanya berbentuk cetakan (prini-out).
Timbul beberapa masalah pada sistem PC tersebut. Umpama, alokasi pesanan harus dilakukan dimuka. Jika pekerjaan rampung sebelum rencana semula, maka sistem computer menjadi idle/ tidak tergunakan. Sebaliknya, jika pekerjaan rampung lebih lama dari rencana semula, para calon pengguna berikutnya harus menunggu hingga pekerjaan selesai. Selain itu, seorang pengguna kompilator Fortran akan beruntung, jika pengguna sebelumnya menggunakan Cobol, maka penggunaan Fortran harus me-load. Masalah ini ditanggulangi dengan menggabungkan para pengguna kompilator sejenis ke dalam satu kelompok batch yang sama. Medium semula yaitu punch card diganti dengan tape.
Selanjutnya, terjadi pemisahan tugas antara programer dan operator. Para operator biasanya secara ekslusif menjadi penghuni ruang kaca seberang ruang computer. Para programmer yang merupakan pengguna (users), mengakses computer secara tidak langsung melalui bantuang para operator. Para pengguna mempersiapkan sebuah job yang terdiri dari program aplikasi, data masukan, serta beberapa perintah pengendali program.
Medium yang lazim digunakan ialah kartu berlubang (punch card). Setiap kartu dapat menampung informasi satu baris hingga 80 karakter. Set kartu job lengkap tersebut kemudian diserahkan kepada para operator.
Perkembangan sistem operasi dimulai dari sini, dengan memanfaatkan sistem batch (lihat gambar sistem monitor batch sederhana). Para operator mengumpulkan job-job yang mirip yang kemudian dijalankan secara berkelompok. Umpama, job yang memerlukan kompilator Fortran akan dikumpulkan ke dalam sebuah batch bersama dengan job-job lainnya yang juga memerlukan kompilator Fortran. Setelah sebuah kelompok job rampung, maka kelompok job berikutnya akan dijalankan secara otomatis.

Sistem Monitor Batch Sederhana

Pada perkembangannya berikutnya, diperkenalkan konsep Multi programmed System. Dengan sistem ini job-job disimpan di main memory di waktu yang sama dan CPU dipergunakan bergatian. Hal ini membutuhkan beberapa kemampuan tambahan yaitu: penyediaan I/O routine oleh sistem, pengaturan memori untuk mengalokasikan memory pada beberapa Job, penjadwalan CPU untuk memilih job mana yang akan dijalankan, serta pengalokasian perangkat keras lain (lihat gambar model multyprogram system).
Peningkatan lanjut dikenal sistem bagi waktu/tugas ganda/komputasi interaktif (Time-Sharing System/Multitasking/Interactive Computing). Sistem ini, secara simultan dapat diakses lebih dari satu pengguna. CPU digunakan bergantian oleh job-job di memori dan di disk. CPU dialokasikan hanya pada job di memori dan job dipindahkan dari dan ke disk. Interaksi langsung antara pengguna dan computer ini melahirkan konsep baru, yaitu response time yang diupayakan wajar agar tidak terlalu lama menunggu.
Hingga akhir tahun 1980-an, sistem computer dengan kemampuan yang normal, lazim dikenal dengan istilah main-frame. Sistem computer dengan kemampuan jauh lebih rendah (dan lebih murah) disebut computer mini.Sebaliknya computer dengan kemampuan jauh lebih canggih disebut computer super (super computer). CDC 6600 merupakan yang pertama dikenal dengan sebutan computer super menjelang akhir tahun 1960-an. Namun prinsip kerja dari sistem operasi dari semuaa computer tersebut lebih kurang sama saja.

Komputer klasik seperti diungkapkan diatas, hanya memiliki satu prosesor. Keuntungan dari sistem ini ialah lenih mudah diimplementasikan karena tidak perlu memperhatikan sinkronisasi antar prosesor, kemudahan control terhadap prosesor karena sistem proteksi tidak terlalu rumit, dan cenderung murah (bukan ekonomis). Perlu dicatat yang dimaksud satu buah prosesor ini ialah satu buah prosesor sebagai Central Prosesing Unit (CPU). Hal ini ditekankan sebab ada beberapa perangkat yang memang memiliki prosesor tersendiri di dalam perangkatnya seperti VGA Card AGP, Optical Mouse, dan lain-lain.

Sistem Operasi

JOB1

JOB2

JOB3

JOB4

JOB5
JOB6

Model Multyprogram System

3. Operasi Sistem Komputer
Secara umum, sistem computer terdiri atas CPU dan sejumlah device controller yang terhubung melalui sebuah bus yang menyediakan akses ke memori. Umumnya, setiap device controller bertanggung jawab atas sebuah hardware spesifik. Setiap device dan CPU dapat beroperasi secara konkuren untuk mendapatkan akses ke memori. Adanya beberapa hardware ini dapat menyebabkan masalah sinkronisasi. Karena itu untuk mencegahnya sebuah memory controller ditambahkan untuk sinkronisasi akses memori.

Arsitektur Komputer Umum

Pada sistem computer yang lebih maju, arsitekturnya lebih kompleks. Untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus. Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus). Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.
Tanggung jawab sonkronisasi bus yang secara tak langsung juga mempengaruhi sinkrinasi memori dilakukan oleh sebuah bus controller atau dikenal sebagai bus master. Bus Master akan mengalirkan aliran data hingga pada satu waktu, bus hanya berisi data dari satu buah device. Pada prakteknya bridge dan bus master ini disatukan dalam sebuah chipset.
Jika computer dinyalakan, yang dikenal dengan nama booting, computer akan menjalankan bootstrap program yaitu sebuah program sederhana yang disimpan dalam ROM yang berbentuk chip CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor). Chip CMOS modern biasanya bertipe Electrically Erasable Programmable Read Only Memory (EEPROM), yaitu memori non-volatile (tak terhapus jika power dimatikan) yang dapat ditulis dan dihapus dengan elektronik. Lalu bootstrap program ini lebih dikenal sebagai BIOS (Basic Input Output System).
Bootstrap program utama, yang biasanya terletak di motherboard akan memeriksa perangkat keras utama dan melakukan inisialisasi sistem operasi. Dari sini program sistem operasi akan menunggu kejadian tertentu. Kejadian ini akan menentukan apa yang akan dilakukan sistem operasi berikutnya (event-driven).
Kejadian ini pada computer modern biasanya ditandai dengan munculnya interrupt dari software atau hardware, sehingga sistem operasi ini disebut Interrupdriven. Interrup dari hardware biasanya dikirimkan melalui suatu signal tertentu, sedangkan software mengirim interrupt dengan vara menjalankan system call atau juga dikenal dengan istilah monitor call. System/Monitor call ini akan menyebabkan trap yaitu interrupt khusus yang dihasilkan oleh software karena adanya masalah atau permintaan terhadap layanan sistem operasi. Trap ini juga disebut sebagai exception.
Setiap interrupt terjadi, sekumpulan kode ya
ng dikenal sebagai ISR (Interrupt Service Routine) akan menentukan tindakan, sekumpulan kode yang dikenal sebagai ISR (Interrupt Service Routine) akan menentukan tindakan yang akan diambil. Untuk menentukan tindakan yang harus dilakukan, dapat dilakukan dengan dua cara yaitu polling yang membuat computer memeriksa satu demi satu perangkat yang ada untuk menyelidiki sumber interrupt dan dengan cara menggunakan alamat-alamat ISR yang disimpan dalam array yang dikenal sebagai interrupt vector dimana sistem akan memeriksa Interrupt Vektor setiap kali interrupt terjadi.
Arsitektur interrupt harus mampu untuk menyimpan alamat instruksi yang diinterrupt. Pada computer lama, alamat ini disimpan di tempat tertentu yang tetap, sedangkan pada computer baru, alamat itu disimpan di stack bersama-sama dengan informasi state saat itu.

Arsitektur Komputer Modern

BAB III KESIMPULAN

 Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya mengitung. Dalam bahasa inggris disebut to compute. Secara defenisi komputer diterjemahkan sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan infoemasi (out put) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memori
 Komputer terdiri dari tiga komponen utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu : Hardware, software, brainware
 Penggolongan jenis-jenis komputer yang lebih tepat adalah berdasarkan jenis prosesornya, semakin tinggi jenis prosesor yang digunakan, maka semakin tinggi pulalah kinerja dari komputer tersebut.
 Berdasarkan prosesornya, computer digolongkan ke dalam tiga bagian, yaitu mainframe, minicomputer dan Personal Computer (PC)
 Sistem operasi didefenisikan sebagai sebuah program yang mengatur perangkat keras computer, serta bertindak sebagai penghubung antara user dengan perangkat keras.
 Secara umum, sistem computer terdiri atas CPU dan sejumlah device controller yang terhubung melalui sebuah bus yang menyediakan akses ke memori.
 Untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus. Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus).
DAFTAR REFERENSI

1. http://www.ai3.itb.ac.id/Tutorial/LAN.html
2. http://www.w3.org/TR/REC-html40
3. http://sunsite.ui.ac.id/student/ristek/sig/infosys/artikel/artikel3/protokol1.htm
4. http://www.ilmukomputer.com
5. http://www.khairuddinhsb.blogspot.com
6. http://www.pai07aw.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: